31 Agustus 2011 - 19:30

Sebagaimana yang dilaporkan wartawan ABNA di Pakistan, dalam keadaan mengumandangkan takbir memuja kebesaran Allah swt secara berjama'ah, warga Quetta dikagetkan oleh ledakan bom yang seketika merenggut nyawa 10 orang pengikut Ahlul Bait dan menciderai 17 orang lainnya.

Menurut Kantor Berita ABNA, umat Syiah Queeta sebagaimana ketetapan Rahbar 1 Syawal jatuh pada tanggal 31 Agustus 2011 pada subuh harinya berbondong-bondong menuju lapangan dan masjid-masjid besar untuk melaksanakan shalat Idul Fitri. Sebagaimana yang dilaporkan wartawan ABNA di Pakistan, dalam keadaan mengumandangkan takbir memuja kebesaran Allah swt secara berjama'ah, warga Quetta dikagetkan oleh ledakan bom yang seketika merenggut nyawa 10 orang pengikut Ahlul Bait dan menciderai 17 orang lainnya.

Kebanyakan yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut adalah perempuan dan anak-anak dan diperkirakan jumlah korban jiwa akan bertambah mengingat parahnya kondisi  korban yang luka-luka. Ledakan dahsyat dari bom tersebut menjalar dan menyebabkan 10 mobil yang terpakir tidak jauh dari titik ledakan juga turut meledak dan terbakar.  

Sampai sekarang belum ada kelompok yang mengaku bertanggungjawab atas peristiwa biadab tersebut. Namun warga Syiah Quetta Pakistan mensinyalir kelompok radikal Taliban berada di balik peledakan bom tersebut.